Home / Nasional / Peduli Lingkungan, LDII Tabanan Gelorakan “LDII Mereresik”

Peduli Lingkungan, LDII Tabanan Gelorakan “LDII Mereresik”

TABANAN (20/1). Guna menjaga kebersihan dan kenyamanan, warga LDII Kabupaten Tabanan, Bali, melakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungan Balai Banjar Malkangin, Desa Dajan Peken, Tabanan pada Jumat (15/1/2021). Dalam kegiatan bertajuk LDII Mereresik atau LDII bersih-bersih itu pengurus LDII Tabanan menyerahkan bantuan tong sampah dan peralatan kebersihan lainnya untuk ditempatkan di Balai Banjar.

Kegiatan ini sebagai ikhtiar menjaga lingkungan yang bersih agar terhindar dari serangan penyakit di musm penghujan, salah satunya serangan demam berdarah dengue (DBD). Bantuan itu disambut baik Kelian Dinas Malkangin, I Ketut Agus Suteja. Agus mengapresiasi warga LDII Tabanan yang sudah mau membersihkan lingkungan di Banjar Malkangin. “Terima kasih atas partisipasi warga LDII dalam menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan,” ujar Agus.

Agus berharap kegiatan LDII mereresik ini bisa berkelanjutan di masa mendatang. Keterlibatan warga LDII dalam menjaga kebersihan dan keamanan di lingkungan Balai Banjar Malkangin sangat diperlukan. “Semoga program LDII mereresik ini berkesinambungan ke depan, dalam menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan. Sekali lagi terima kasih,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Tabanan, Maulana Sandijaya didampingi Sekretaris H. Deddy Wawan Setiawan menyebut Gerakan LDII Mereresik akan terus berlanjut. “Selain membersihkan lingkungan sekitar, Insyaallah ke depan kami juga akan membantu memungut sampah di pantai yang ada di sekitar Kota Tabanan,” terang Sandi.

Dijelaskan Sandi, LDII Mereresik adalah bentuk implementasi dari delapan bidang pengabdian masyarakat yang dicanangkan DPP LDII. Salah satu delapan program itu adalah wawasan kebangsaan. Melalui kegiatan bersih-bersih membuktikan warga LDII menjaga kelestarian lingkungan. Lingkungan yang bersih akan menghasilkan kehidupan yang nyaman dan produktif.

Terkait kata mereresik, Sandi menyebut kata tersebut berasal dari bahasa Bali yang artinya bersih-bersih. “Kita warga LDII sangat menghormati kearifan lokal, sehingga kita pilih kata mereresik,” tutur Sandi. Gerakan LDII Mereresik ini juga mencerminkan sikap kerukunan, kekompakan, dan persatuan dalam kehidupan sosial. (kim)

 

 

Oleh: Sandi Jaya (contributor) / olive (editor)

About penulis penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *