Home / Nasional / LDII Tanah Laut Berbagi Sembako untuk Lansia dan Janda

LDII Tanah Laut Berbagi Sembako untuk Lansia dan Janda

 

BANJARMASIN (22/5). Sejak adanya pandemi Covid-19, seluruh masyarakat terdampak secara ekonomi, khususnya bagi lansia dan para janda di Kab. Tala. Penghasilan mereka menurun drastis, bahkan beberapa kehilangan pekerjaan yang menjadi sumber penghasilan utama. Hal ini menjadi perhatian khusus Pengurus DPD LDII Tala. 

Pengurus DPD LDII Tala berbagi kebahagiaan dengan membagikan sembako untuk kalangan lansia dan janda setempat pada Selasa (11/5). Penyaluran paket sembako langsung dihadiri Ketua DPD LDII Tala Anton Kuswoyo. “Pembagian paket sembako tidak hanya di sini, tapi di tingkat PAC dan PC di masing-masing kelurahan dan kecamatan di Tala. Di Kintap misalnya, pengurus di sana membagikan paket sembako kepada warga yang membutuhkan juga,” sebutnya.

Anton juga menerangkan penyaluran paket sembako di Kintap turut didampingi Bhabinsa dan Babhinkamtibmas setempat. “Tak hanya sembako, tapi juga dibagikan masker,” tambahnya. Sementara itu pengurus di Desa Martadahbaru dan di Desa Nusaindah juga membagikan parcel lebaran kepada tokoh masyarakat sekaligus menjalin silaturahmi.

Hadi Sunardi salah seorang lansia setempat yang tinggal sebatang kara di gubuk reot, mengaku terharu mendapat bingkisan paket sembako dari LDII. “Terima kasih kepada pengurus LDII yang tiap tahun selalu berbagi paket sembako,” ujarnya. Untuk menjangkau gubuk milik Hadi, Pengurus LDII harus menyusup di bawah pagar kawat berduri karena tidak ada akses jalan lain.

Keterharuan juga dirasakan Rusmini, janda dua anak yang tinggal di rumah reot berbahan papan kayu. Ia menuturkan sang suami sejak lama pergi meninggalkannya tanpa kabar berita, sehingga dirinya harus banting tulang menghidupi kedua anaknya. “Saya kerja serabutan buruh cuci pakaian, jadi buruh tani, terkadang juga kerja di pabrik kepiting. Alhamdulillah tiap tahun LDII Tala selalu memberi paket sembako,” tuturnya.

Mbah Poniyem seorang lansia berusia 90 tahun sangat ceria ketika mendapat bantuan yang sama dari LDII. Ia tinggal seorang diri di rumah sederhana yang tidak terlalu besar. “Alhamdulillah, matursuwun (terima kasih, red), mudah-mudahan sehat semua, panjang umur, banyak rezeki,” ucap Mbah Poniyem. (*/banjarmasinpost)

Oleh: Rully Sapujagad (contributor) / olive (editor)

About penulis penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *