KUPANG — Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar pengajian rutin khusus putri yang diikuti oleh kelompok ibu dan remaja putri pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, sekaligus membekali para peserta dalam mewujudkan rumah tangga yang bahagia dan harmonis.
Acara berpusat secara tatap muka (offline) di Masjid Roudhutul Jannah, Kota Kupang. Untuk menjangkau seluruh warga LDII di wilayah NTT, pengajian ini juga disiarkan secara online (daring) dan diikuti oleh peserta dari 7 DPD Kabupaten/Kota serta 8 DPD Perintisan se-Provinsi NTT.
Pembahasan Penting: Memahami Konsep Mahram dan Nasab
Rangkaian pengajian diawali dengan pembacaan Al-Qur’an yang dipandu oleh Ustadzah Laila Sari. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dalil-dalil agama oleh Ustadzah Istiqomah Merdekawati yang secara khusus mengupas tuntas materi mengenai mahram beserta garis nasabnya.
Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa berdasarkan Al-Qur’an Surah An-Nur Ayat 31, terdapat 12 golongan orang yang tergolong sebagai mahram bagi seorang wanita. Melalui materi ini, para ibu dan remaja putri dibekali pemahaman mendalam mengenai:
Pengertian Mahram: Memahami batasan dan kriteria hubungan kekerabatan dalam Islam.
Siapa Saja Mahram Kita: Mengenal daftar orang-orang yang haram dinikahi dan memiliki batasan aurat tertentu.
Batasan Interaksi: Memahami tata cara dan batasan pergaulan yang diperbolehkan maupun yang dilarang, baik terhadap mahram maupun non-mahram.
Materi ini dinilai sangat krusial, terutamanya bagi remaja putri usia nikah sebagai modal pengetahuan dasar sebelum membina rumah tangga, sekaligus menjadi wawasan penting bagi para ibu dalam membimbing keluarga. Untuk menyegarkan suasana dan menguji pemahaman peserta, panitia juga menggelar sesi Fun Quiz berhadiah (doorprize) dengan pertanyaan-pertanyaan yang diambil dari materi yang telah disampaikan.
Pembentukan Karakter dan Ketahanan Keluarga
Dalam sesi nasehat dan pengarahan, Wakil Ketua DPW LDII Provinsi NTT, H. Rusni Hasan, menegaskan bahwa pengajian khusus putri ini memiliki peran strategis.

”Tujuan utama dari Pengajian Putri LDII ini adalah untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, membentuk karakter yang luhur, memberikan pembekalan pra-nikah, serta memperkuat ketahanan keluarga. Pembahasan materi tentang mahram hari ini merupakan salah satu fondasi utamanya,” ujar H. Rusni.
Lebih lanjut, H. Rusni mengingatkan pentingnya sinergi antara suami dan istri dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
”Dalam rumah tangga, istri bertugas bekerja sama dengan suami. Suami bertanggung jawab mencari nafkah untuk kebutuhan rumah tangga, sementara istri berperan penting dalam mengurus dan menjaga harmonisasi keluarga. Tujuan akhir dari sebuah rumah tangga adalah agar pasangan dan keluarga bisa bersama-sama masuk surga dan terhindar dari siksa api neraka,” pungkas H. Rusni mengakhiri nasehatnya. #kimntt
Website Resmi LDII NTT | DPW LDII NTT Nusa Tenggara Timur
