
Banten (14/12). Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Banten menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) III pada September 2025 di Gedung LDII Banten. Kegiatan ini diikuti pengurus harian DPW LDII Banten, Wanhat, serta ketua dan sekretaris DPD, PC, dan PAC secara hibrid dari Kota Cilegon, Kota Serang, Kabupaten Serang, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Pandeglang.
“Sinergi organisasi penting antara kemasyarakatan dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan, khususnya di bidang pendidikan karakter. Program kerja LDII harus selaras dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita, yang dinilainya sejalan dengan delapan program pengabdian LDII,” ujar salah satu narasumber, H. Abdul Aziz. Prioritas yang dijalankan Presiden Prabowo saat ini adalah di bidang sains, teknologi, engineering, dan matematika. “Persoalan krusial bangsa adalah masih terbatasnya tenaga ahli dibandingkan kebutuhan lapangan kerja yang semakin kritis,” ujarnya.
Menurutnya, solusi dari persoalan tersebut terletak pada pembelajaran dan pendidikan yang tidak hanya meningkatkan kompetensi, tetapi juga membangun pola pikir dan karakter. Ia menegaskan bahwa akhlak mulia memiliki peran penting dalam menunjang kesuksesan di dunia kerja.
Dalam kesempatan itu, Abdul Aziz juga memaparkan program pembinaan generasi yang didorong LDII, yakni Tujuh Kebiasaan Anak Hebat dan Tujuh Kebiasaan Anak Muda Hebat, yang meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.
Ia menambahkan bahwa berbagai persoalan yang dihadapi sekolah negeri pada umumnya memiliki kesamaan, sehingga LDII berupaya melakukan antisipasi melalui pembinaan internal yang berkelanjutan.
“Kami ingin melahirkan generasi penerus yang profesional religius. Pembinaan generasi ini harus dilakukan dengan teliti dan cermat, karena kesuksesan LDII terletak pada terbentuknya karakter luhur generasi penerus sebagai bekal kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Rakorwil III LDII Banten ini menjadi forum konsolidasi untuk memperkuat peran LDII dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berdaya saing.
Oleh: Bung Pream (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
Website Resmi LDII NTT | DPW LDII NTT Nusa Tenggara Timur
